Perang Irak VS USA

Latar Belakang:

Invasi Amerika Serikat dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2010 ke Negara Irak,  dan Saddam Husein sebagai pemimpin yang legitimate dalam memipin Negara Irak tersebut. Perang tersebut dikenal juga dengan istilah Okupasi Pembebasan Irak. Okupasi yang dipimpin oleh pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat mengakibatkan berlanjutnya peperangan antara para pemberontak dengan pasukan koalisi.

Tujuan dari serangan tersebut berlandasakan atas tuduhan amerika Serikat terhadap irak yang diyakini mengembangkan program persenjataan nuklir yang terlarang, Bush menilai rezim Saddam sebagai ancaman yang berbahaya, sehingga tidak mungkin dibiarkan tanpa tindakan tegas melalui agresi militer ke Negeri 1001 Malam.

Dalam peperangan tersebut tentara koalisi pun berhasil menumbangkan rezim Saddam Hussein yang telah menguasai negeri 1001 malam selama 24 tahun berkuasa. Perperangan ini banyak pihak yang mengecam dikarenakan alsan alasan yang diajukan oleh Amerika Serikat tidak terbukti dengan kuat untuk melakukan invasi tersebut,

Berbagai alasan dikemukakan AS untuk mencari pembenaran atas invasi yang dilakukannya ke Irak. Menurut menteri pertahanan AS Donald Rumsfeld, tujuan invasi militer itu untuk mengakhiri pemerintahan Saddam Husein dan membantu Irak transisi menjadi negara demokratis; menemukan dan menghancurkan senjata pemusnah massal, program senjata dan teroris, mengumpulkan data intelijen mengenai jaringan senjata pemusnah massal dan teroris, mengakhiri sanksi dan memberikan bantuan kemanusiaan, menjamin keamanan ladang minyak dan sumber minyak Irak, dan masih banyak alasan lainnya yang dijadikan dasar untuk menyerang Irak.

Permasalahan:

Invasi apapun yang dilakukan oleh Amerika Serikat beserta sekutunya tidak diperbolehkan dan sangat melanggar Hak Azazi manusia,. Dalih yang pada awalnya untuk melucuti senjata pemusnah pun sedikit bergeser kearah menumbangkan rezim Saddam Hussein, dan beberapa fakta pun telah terungkap bahwa tujuan Amerika Serikat menginvasi Irak pun hanya sekedar mencari ladang minyak di Negara tersebut.

Irak merupakan Negara kedua terbesar setelah Arab Saudi untuk kekayaan minyak bumi yg dimiliki, maka konspirasi-konspirasi dibuat dengan berbagai macam dalih yang pada tujuan utamanya adalah menguasai cadangan minyak bumi yang sangat kaya raya tersebut.

PBB pun sebagai badan dunia tertinggi tidak dapat mengambil tindakan apapun untuk mencegah invasi tersebut, padahal kemampuan badan tersebut dapat melakukan semua itu. Menjadi sebuah pertanyaan apakah PBB itu milik Amerika Serikat atau milik semua bangsa-bangsa sebagai anggotanya.

Kesimpulan:

Invasi militer yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Irak tidak sesuai atau bertentangan dengan prosedur Hukum Internasional khususnya Hukum Organisasi Internasional. Alasan-alasan yang mendasari invasi di antaranya; pelanggaran Irak terhadap resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa, pengembangan senjata pemusnah massal dan senjata biologi dan kimia, serta dugaan pembelian uranium dan pipa-pipa aluminium tidak terbukti, semuanya tidak disertai data yang valid.

Terbukti data yang didapat dari intelejen adalah data yang manipulatif. Di sisi lain, Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai Organisasi Internasional yang bertanggung jawab terhadap perdamaian dunia tidak bisa bersikap tegas terhadap Amerika yang telah terbukti melanggar Hukum Internasional. Dalam hal ini tidak ada sanksi yang diberikan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa kepada Amerika Serikat.

Adanya hukum internasional yang dilanggar oleh Amerika pada peristiwa tersebut yaitu pelanggaran kedaulatan suatu negara. Amerika melakukan operasi militer terhadap irak tanpa persetujuan Dewan Keamanan PBB. Tentunya hal ini melanggar yurisdiksi hukum Irak itu sendiri. Apalagi Pemerintah Irak sudah membantah dengan keras tuduhan-tuduhan yang disebutkan oleh Amerika, Ini menandakan kedaulatan Irak diperkosa sedemikian rupa oleh Amerika pada operasi tersebut.

*dikutip dari beberapa sumber

One thought on “Perang Irak VS USA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s